Kedahsyatan Surat Alam Nasroh

Dalam Al Qur’an ada
salah satu surat pendek
yang mempunyai
keistimewaan yang
sangat luar biasa, salah
satu surat dalam Al
Qur’an yang mempunyai
keistimewaan yang
sangat luar biasa itu
adalah SURAT ALAM
NASROH ( AL INSYIROH ).
Banyak sekali umat islam
yang tidak mengetahui
hikmah dibalik
keistimewaan surat
ALAM NASROH padahal
keistimewaan SURAT
ALAM NASROH sangat
banyak sekali. Surat
ALAM NASROH terdiri
dari 8 ayat, sekalipun
surat ALAM NASROH
pendek, tapi
keistimewaanya
luarbiasa. Untuk
mendapatkan
keistimewaan yang
terkandung dalam surat
ALAM NASROH ini
dibutuhkan pembimbing
yang ahli dibidangnya
terutama orang yang
mengusai ilmu hikmah
dan ilmu khodam. Untuk
mendapatkan
keistimewaan yang
terkandung dalam surat
ALAM NASROH secara
sempurna kita harus
faham dan mengetahui
seluk beluk surat yang
ada dalam Al Qur’an
sehingga kita mudah
mempelajarinya, tidak
hanya itu kita juga
membutuhkan guru yang
faham tentang surat
ALAM NASROH yang
akan kita pelajari.
Kistimewaan yang
terkandung dalam surat
ALAM NASROH sangat
banyak sekali
diantaranya yaitu :
1.dapat menghilangkan
segala macam kesulitan,
2. mampu menghilangkan
kesedihan ataupun
kegelisahan yang
menimpa umat manusia,
3. mampu melariskan
ataupun memajukan
usaha apapun bahkan
orang yang membaca
surat ALAM NASROH
dengan benar maka
segala bidang usaha yang
digelutinya akan maju
pesat dan tidak akan
pernah mengalami
kebangkrutan serta
mempunyai banyak
pelanggan yang tidak
akan habis,
4. melalui
surat ALAM NASROH ini
segala hajat apapun
akan dikabulkan oleh
Allah terutama hajat
yang sangat besar sekali
seperti ingin jadi
pemimpin daerah ,
pemimpin negara atau
yang lainya,
5. mampu
mengangkat derajat dan
akan dilapangkan segala
beban hidupnya bila
orang yang membacanya
selalu bersabar,
6. mampu membantu
menarik benda pusaka
atau harta terpendam ,
7. mampu terlepas dari
berbagai hukuman baik
hukuman yang ringan
ataupun hukuman yang
sangat berat sekalipun
termasuk hukmun mati
dll.
Semua keistimewaan
yang ada dalam
kandungan surat ALAM
NASROH ini memang
benar2 nyata atas segala
kekuasaan Allah. Adapun
salah satu orang yang
pernah merasakan
dahsyatnya
keistimewaan surat
ALAM NASROH ini adalah
PRESIDEN PERTAMA kita
yaitu BUNG KARNO.
Sewaktu zaman
penjajahan belanda
BUNG KARNO selalu
dikejar2 oleh belanda,
sehingga BUNG KARNO
harus selalu berpindah
pindah tempat untuk
menghindari kejaran
pemerintah belanda
karena BUNG KARNO
dianggap oleh belanda
sebagai pemberontak,
sekalipun BUNG KARNO
berpindah pindah tempat
akhirnya beliau
tertangkap juga oleh
belanda dan dimasukan
kedalam penjara, setelah
beberapa lama dipenjara
maka hukuman tetap
pun dijatuhkan, beliau
dijatuhi hukuman mati
oleh belanda. Hari demi
hari beliau hanya
membaca buku dan
membaca Al Qur’an
sesuai yang diajarkan
oleh gurunya. Menurut
beberapa salah satu guru
BUNG KARNO disarankan
membaca SURAT ALAM
NASROH dengan
hitungan tertentu, Ke
esokan harinya sewaktu
eksekusi mau di
laksanakan tiba2 ada
perintah dari negara
belanda bahwa hukuman
mati yang sudah
dijatuhkan dibatalkan,
kemudian hukuman itu
diganti dengan hukuman
pengasingan ke suatu
daerah yang terpencil
bahkan setelah
pengasingan beliau
dibebaskan oleh
pejuang2 kita.
Itulah salah satu
keistimewaan surat
ALAM NASROH,
keistimewaan yang tidak
kalah hebatnya dengan
surat lainya

Sumber.

35 Tanggapan

  1. Assalamualaikum mohon ijin dan ijazahnya untuk mengamalkan ilmu ini, semoga berkah. Dan semoga penulis blog ini dan saudara saudara yg menulis komentar dan ilmunya semakin sukses berkah dunia dan akhirat, amin amin amin ya robbal alamin.

  2. Apakah sering membaca surat alam nasyrah dapat menyadarkan suami atas kesalahan2 yg telah diperbuatnya selama ini dan mengembalikan suami untuk kembali kejalan yg benar?

  3. Subhanallah

  4. Asalamualaikum…
    Bismillahirohmanirrohim…
    Sy ingin brbagi pngalaman pd tman2,
    sy prnah d ijajah kan surat Alam nasroh oleh slh satu guru sy,
    wkt itu sy sdang krisis ekonomi,
    dan guru sy nyuruh sy mengamalkan srt Anasroh sbanyak 152x stiap malam selama 40malam brturu2 jngn smp putus,dan Alhmdllh nyata terasa khasiat nya,
    skr khidupan sy sdh lbih maju d banding sblm ny.
    Itu pengalaman dan kisah nyata sy,
    smoga brmanfaat buat tman2 smua !.
    Aminnn…
    Jngn lupa brserah diri dan hanya mintalah sm Alloh SWT !..

  5. Every weekend i used to pay a visit this web site, as
    i wish for enjoyment, for the reason that this this site conations genuinely good funny information too.

  6. Subuhanallah hikmah surah alam nasroh…

  7. Subhanalloh semua atas kuasa mu ya alloh

  8. alhamdulilah

  9. Aslm muallaekum wrwb. Saya mau minta izin untuk mengamal kan nya dan semoga alloh merido,i nya trimaksh wasallam

  10. Asssalamua.laikum izinkan saya untuk mengamalkan semuga bermempa.at di dunia dn akhirat. Wesss.

  11. Asslmlkm.
    Janganlah kt berniat awal utk mencari khasiat, berniatlah dgn sungguh2 utk brtemu Allah dgn brsimpuh d hadapan Nya. Smua yg ada d Qur’an pasti ada faedah ny, krn d Qur’an lah muara ny ilmu2 yg Mulia. Perbaikilah niat & tujuan kt dahulu. Trmksh. Wsslmlkm.

    • benar sekali bung….saya sangat se 7 dg pendapat bung ini….jangan salah niat…berniatlah dalam membaca Qur’an,semata mata karena Allah Subhanahu wa Ta’ala. InsyAllah Aamiin. semua surah dalam Qur’an akan membawa Manusia kejalan yg lurus.

  12. coba ahh

  13. Subhanallah….

  14. mohon izin mengamalkan yah? Terima kasih

  15. makasih ya atas info.nya..sgt berguna..

  16. q juga sedang mencari khasiat surat ini,. cocok deh,.

  17. ahkkk loooo nurun mulu :)) lolll cari topik laen cuyyyyyyyyyy !!!!!!! tapi gpp gua suka

  18. baca surah ini 152 kali selama 21 hari selepas isya …sila ambil izin

  19. wow Subhanalloh
    kebetulan saya memiliki hajat…akan sayah coba.
    Bismillah

  20. Aslm wr wb Terima Kasih^O^ bermanfaat sekali. wassalam

  21. Terus kalo untuk hajat tertentu brapa byk amalan dzikir alam nasroh yg dibc tiap mlm.

  22. semua yg tertulis dalam artikel ini bisa saya bilang semuanya benar… sebelum membaca artikel ini saya juga sudah pernah membuktikan kedahsyatannya. tidak ada kekuatan apapun yg bisa menandingi kekuatan Tuhan yang ada dalam ayat-ayat Al-Quran,dan itu memang perlu untuk kita amalkan.. semoga kita termasuk dlm orang-orang yang selamat….amin

  23. segala surat yang ada dalam Al Qur’an afdol dan mujarab tak terkecuali surat ini, namun segalanya Allahlah yang mengatur. kalau bikin artikel cantumkan pula gimana do’anya dan artinya trims.

    • أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

      1. Bukankah Kami telah melapangkan dadamu untukmu?

      Syaraha berarti ‘membukakan, menyingkapkan, menjelaskan, menerangkan atau menampakkan,’ dan ‘melapangkan’. Syaraha juga berarti ‘memotong’. Dalam dunia bedah, kata tasyrih berarti pemotongan.

      Shadara berarti ‘kembali dari pengairan, melanjutkan, memancar, keluar’, dan shadr adalah ‘dada, payudara atau peti’. Jika seseorang mengatakan ia ingin ‘mengambil sesuatu dari dadanya’, maka sesuatu ini, tentu saja, bukan obyek fisik. Melainkan, sesuatu yang sudah ia kenakan sendiri pada dirinya, sehingga ia merasa terhimpit atau terbebani, seolah-olah ia tidak bisa lagi bernapas dengan bebas. Dengan melepaskan diri dari beban ini, dengan ‘melapangkan’ diri, maka yang jauh menjadi dekat dan yang sulit menjadi mudah.

      Syarh (uraian terperinci, penjelasan) yang utama adalah berupa pengetahuan, penyaksian langsung bahwa yang ada hanyalah Allah. Itulah syarh yang terakhir; tidak ada apa-apa di luar itu. Tidak ada kelegaan di luar penyaksian langsung.

      Meskipun ayat ini ditujukan kepada Nabi, namun ia berlaku kepada semua orang. Beban kebodohan digantikan dengan beban kenabian, tapi beban tersebut menjadi ringan karena berbagai rahasia alam semesta telah diungkapkan kepadanya.
      وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ

      2. Dan mengangkat bebanmu dari (pundak)mu,

      Wazara, akar dari wizr (beban, muatan berat), adalah ‘memikul atau menanggung (suatu beban)’. Dari kata tersebut muncul kata wazir artinya ‘menteri, wakil, konselor’, yakni, seseorang yang membantu penguasa atau raja untuk memikul beban negara. Maksud ayat ini adalah bahwa kita dibebaskan dari tanggung jawab apa pun selain daripada sebagai hamba Pencipta kita. Jika kita sungguh-sungguh memahami penghambaan, maka kita tidak lagi terbebani seperti sebelumnya tapi kita malah hanya melaksanakan tanggung jawab dan kewajiban kepada Allah, tanpa menambah beban lagi kepada diri kita.
      الَّذِي أَنْقَضَ ظَهْرَكَ

      3. Yang telah memberatkan unggungmu?

      Lagi-lagi ini merupakan penjelasan metaforis. Ada di antara kita yang nampaknya memikul beban berat, meskipun, sebenarnya, tidak ada beban yang bersifat permanen. Jika kita selalu ingat akan Allah (zikrullah), sadar bahwa pada suatu saat napas kita bisa berhenti, dan bahwa kita akan segera kembali menjadi debu, maka kita pun akan sadar bahwa yang dapat kita lakukan saat ini hanyalah menghamba dan berusaha berbuat sebaik-baiknya. Tidak ada yang harus kita lakukan selain dari itu. Secara tidak sengaja mungkin kita telah mengundang kesulitan di dunia ini, namun kesulitan dunia ini tetap akan datang dan menemukan kita. Jika kita tidak memperdulikan orang fi sabilillah (di jalan Allah), jika kita tidak membantu orang, melayani dan membimbing mereka, maka berbagai kesulitan akan menimpa kita.
      وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ

      4. Dan meninggikan untukmu sebutan kamu?

      Ini berkenaan dengan zikir lahiriah Nabi. Kita tidak bisa melakukan zikir lahiriah yang lebih tinggi dari Nama Allah. Zikir batiniah Nabi merupakan kesadaran beliau yang tak henti-henti, berkesinambungan, dan tidak terputus terhadap Penciptanya. Zikir Nabi terhadap Penciptanya memiliki kedudukan paling tinggi karena di antara ciptaan Allah beliaulah yang paling dekat kepada-Nya.

      Ketika Nabi berzikir, zikimya diangkat lebih tinggi sehingga zikir Nabi berada di urutan paling tinggi; kehidupannya sendiri merupakan zikrullah.
      فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

      5. Karena sesungguhnya bersama setiap kesulitan ada kemudahan,
      إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

      6. Sesungguhnya bersama setiap kesulitan ada kemudahan.

      Dua ayat ini memberikan penjelasan khusus mengenai ‘sang’ kesulitan, yakni ‘bersama kesulitan ada kemudahan’, yang menunjukkan bahwa hanya ada satu kesulitan. Ini berarti bahwa pada setiap kesulitan ada dua kemudahan atau solusi. Solusi pertama adalah bahwa kesulitan akan berlalu: ia tidak bisa berlalu dengan sendirinya, tapi akhirnya ia akan berlalu karena lambat laun kita pergi darinya melalui kematian. Solusi kedua adalah bagi pencari sejati; solusinya terletak dalam pengetahuan tentang proses awal terjadinya kesulitan kemudian melihat kesempumaan di dalamnya.

      Umpamanya, seseorang bisa saja melakukan kesalahan dengan memasuki areal proyek pembangunan yang berbahaya sehingga kepalanya tertimpa sesuatu. Ia mungkin saja tidak menyadari berbagai faktor yang terkait dengan kecelakaannya, apakah orang lain bermaksud mencelakakannya atau tidak, tapi yang jelas ia akan mengalami musibah itu. Begitu ia mengetahui bagaimana musibah itu terjadi, betapa sempurna kejadiannya! Kepalanya akan terluka, tapi itu pun akan sembuh: itu adalah kemudahan lain. Bersamaan dengan sulitnya merasakan pemisahan muncul pertolongan untuk mengetahui bahwa kita berhubungan.
      فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ

      7. Maka jika engkau sudah bebas, tetaplah tabah bekerja keras!

      Makna syari’ (lahiriah) dari ayat ini adalah bahwa begitu kita selesai berurusan dengan dunia dan dengan segala tanggung jawab kita di dalamnya, hendaknya kita bersiap-siap untuk mencari pengetahuan langsung tentang Realitas Ilahi. Menurut penafsiran golongan ahl al-Bayt tentang ayat ini, bila kita selesai menunaikan salat-salat formal kita, maka hendaknya kita melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni begadang sepanjang malam melaksanakan salat lagi, zikir dan belajar. Bila kita sudah menyelesaikan segala kewajiban kita terhadap penciptaan dan terhadap Pencipta kita, maka hendaknya kita berbuat lebih, dan mencurahkan diri kita sepenuhnya. Perjuangan dan upaya batin ini adalah makna harfiah dari kata jihad, yang hanya dalam peristiwa tertentu saja menjadi ‘perang suci’.
      وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ

      8. Dan jadikanlah Tuhanmu sebagai tujuan [kerinduan] engkau semata!

      Ketika kita mempraktikkan hasrat keingintahuan kita, bila kita menginginkan pengetahuan, maka kita akan menjadi pengetahuan, persis sebagaimana kita mempraktikkan kemarahan, maka kita pun akan menjadi kemarahan. Begitu kita meletakkan dasar-dasar yang perlu untuk menunaikan segala kewajiban kita, maka kita pun sah untuk menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan kita. Bagaimana pun, menunaikan kewajiban kita terlebih dahulu adalah penting, karena, kalau tidak kita akan melaksanakan keinginan untuk melarikan diri.[]

      • terima kasih ilmu-nya, semoga mendapat balasan pahala, buat yang menginformasikan daan yang mengamalkan, amiin Ya Rab

    • SUBHANALLAH, memang benar benar DASYAT surat ini. saya sedang membangun usaha,mendapatkan muhjijat dari bacaan ayat ini, saya baca setiap hari, Insya Allah usaha saya akan berhasil, sudah 70% tembus, dengan tiba tiba ada saja jalanny, benar benar dipermudah oleh Allah. Insya Allah akan lancar kedepannya. Amin

  24. like this

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: